Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini sudah memasuki bulan ramadhan dan tentunya menjadi momen istimewa menyambut Hari Raya Idul Fitri yang tinggal sebentar lagi. Momen dimana rakyat muslim Indonesia saling berbagi, berkunjung dan membawa bingkisan dalam berbagai bentuk.

Nah, ada beberapa istilah yang sering digunakan dan sebenarnya beda pengertian dan makna aslinya, yaitu antara parsel dan hamper. Lebih umum orang mengatakan parsel, namun belakangan mulai diluruskan dengan kata hamper. Meski pada dasarnya persepsi yang muncul adalah sama tapi, disini kita berbagi sedikit pencerahan.

Pengertian Parsel

Mendengar kata parsel yang pertama terbesit dalam benak kita adalah sebuah bungkusan dan keranjang yang penuh hadiah baik makanan dan minuman dalam kemasan dan berbagai barang lainya yang sifatnya untuk hadiah. Padahal yang sebenarnya kata parsel adalah kata serapan dari hahasa inggris yaitu parcel yang punya arti sesuatu yang dibungkus.

Lebih simpelnya mengenai parsel adalah sebuah paket yang telah terbungkus kertas dan box dengan rapi. Dan secara khusus parsel merujuk pada semua barang yang dikirim, entah itu dokumen, makanan, dan barang-barang lain selama barang itu terbungkus dengan baik maka disebut dengan parsel.

Parsel ini memiliki sifat yang sangat umum sebenarnya, tidak ada perlakuan khusus. Yap, karena memang pada dasarnya parsel ini layaknya sebuah kiriman paket yang dikirim menggunakan jasa pengiriman seperti pos dan logistik pada umumnya.

Pengertian Hamper

Nah, bicara soal kata hamper yang belakangan kerap muncul dan menjadi perbincangan bahkah beberapa perusahaan mengeluarkan produk khusus hampers lebaran. Terus apa sebenarnya hamper ini dan apa maknanya ?

Seharusnya persepsi yang selama ini orang pahami terkait parsel adalah istilah sesungguhnya itu hamper. Karena secara khusus hamper ini jika mengacu bahasa inggris memiliki arti keranjang. Di Inggris sono, hamper ini erat kaitanya dengan keranjang anyaman dan digunakan untuk membawa barang khusus atau makanan.

Kemudian di Amerika Serikat istilah hamper ini berubah merujuk pada arti sebuah keranjang tempat untuk pakaian yang akan dicuci.

Jika sebuah bingkisan dikirimkan menggunakan keranjang, maka hal ini lebih tepat dan seharusnya menggunakan kata hamper. Tentu saja, hamper ini memiliki perlakuan khusus dalam pengiriman, terutama tidak boleh berbenturan, tidak boleh bercampur dengan barang-barang keras lainya, harus ekstra hati-hati dalam pengiriman.

Oia, sifat khususnya hamper ini lebih personal banget, lebih intim sifatnya, karena dikemas khusus dan biasanya menggunakan ucapan-ucapan khusus yang tercetak dan dimasukan dalam isian hamper.

Jadi Gimana Sekarang ?

Setelah membaca 2 istilah diatas jadi gimana sekarang sobat DKF,…? kalau boleh disimpulkan untuk kita sebagai orang Indonesia pada umumnya tidak akan mempermasalahkan lebih rumit hal tersebut. Karena pada akhirnya persepsinya yang muncul menjadi sama, bahwa parsel dan hamper sama-sama sebuah bingkisan.

Yess, minimal kita paham ya bahwa keduanya memiliki sifat kata yang berbeda,…

Hampers DKF, juga bakalan meluncur sebentar lagi lhoo,… penasaran,… ??? boleh dong kepoin sosmed kita @dkfindonesia



%d blogger menyukai ini: